Our Products

MENGEMBANGKAN MIXED METHOD DENGAN PENDEKATAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS Dilengkapi Kiat dan Contoh Publikasi Internasional Hasil Penelitian

Rp95000

MENGEMBANGKAN MIXED METHOD DENGAN PENDEKATAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS

Dilengkapi Kiat dan Contoh Publikasi Internasional Hasil Penelitian

 

Penulis: Prof. Dr. U. Maman Kh., SS., M.Si

ISBN           :

Setting Layout: Taufik Adinugraha el Barr

Desain Cover: Abdul Aziz

 

Ukuran

296 hlm, 14,8×21 cm

Cetakan pertama, Januari 2023

 

Diterbitkan oleh:

LEMBAGA KAJIAN DIALEKTIKA

ANGGOTA IKAPI

 

Jl. Villa Dago Raya No. A257

Telp. (021) 7477 4588

Tangerang Selatan 15415

email. [email protected]

web: www.dialektika.or.id

Copy Right©2023 by LEMBAGA KAJIAN DIALEKTIKA

Hak Cipta dilindungi oleh undang-undang. Pertama kali diterbitkan di Indonesia dalam Bahasa Indonesia oleh Lembaga Kajian Dialektika. Dilarang mengutip atau memperbanyak baik sebagian ataupun keseluruhan isi buku dengan cara apapun tanpa izin tertulis dari penerbit. All right reserved

Share This Post:

Deskripsi

Para pembaca buku ini diharapkan, khususnya para peneliti pemula, memahami novelty dari sebuah penelitian, urgensi metode penelitian campuran (mixed method), dan mixed method dengan pendekatan Importance Performance Analysis (IPA) bagi sebuah “perencanaan dari bawah” (buttom up planning).

Supaya para peneliti pemula memiliki wawasan praktis mengenai implementasi metode penelitian campuran tersebut, buku ini memberikan contoh lengkap mengenai metode tersebut, dengan mengambil kasus perencanaan pengembangan pertanian padi organik serta mitigasi risiko pertanian padi organik, mulai dari identifikasi aribut-atribut penelitian, pengukuran atribut, dan pemetaan atribut untuk menentukan prioritas dalam perencanaan serta capaian (achievement) yang sudah diperoleh.

Selain itu, penulis berusaha memberikan wawasan tentang perlunya perencanaan dari bawah, agar dalam perumusan program-program pembangunan tidak menggantungkan diri pada ide atau praktek dari luar, dari lembaga-lembaga internasional, tetapi berangkat dari “asset” kita sendiri, dari kearifan lokal yang merupakan khazanah kekayaan kita.

Copyright 2021, Dialektika.or.id All Rights Reserved